• Jelajahi

    Copyright © Macaseo.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tab Google Chrome Sering Terbuka Sendiri? Ini 8 Cara Ampuh Mengatasinya

    04/02/2026, 20:22 WIB Last Updated 2026-02-04T13:23:46Z

    Macaseo.com - Pernah nggak sih, lagi asyik pakai laptop tiba-tiba Google Chrome malah membuka tab sendiri tanpa kamu melakukan apa pun? Jujur saja, saya juga pernah mengalaminya, dan rasanya cukup bikin kesal.

    Tab Google Chrome Sering Terbuka Sendiri

    Kalau yang terbuka cuma satu atau dua tab, mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi bayangkan kalau yang muncul sampai 5, 8, atau bahkan lebih, browser jadi berat dan bikin fokus buyar. Masalah ini tentu bukan tanpa sebab, dan mau tidak mau harus segera ditangani supaya tidak terus berulang.


    Berdasarkan pengalaman yang Admin alami, penyebab paling sering munculnya masalah ini antara lain ekstensi yang mengubah izin akses Chrome, adanya malware atau virus di sistem, serta versi Google Chrome yang sudah ketinggalan update.


    Cara Mengatasi Google Chrome yang Buka Tab Sendiri

    Tab Google Chrome Sering Terbuka Sendiri

    Tenang saja, langkah-langkahnya cukup mudah dan bisa dilakukan siapa saja, tanpa perlu keahlian teknis khusus. Silakan ikuti panduan di bawah ini untuk mengatasi masalah tersebut.


    1. Hapus Program yang Mencurigakan


    Langkah paling penting yang perlu dilakukan adalah memastikan komputer kamu benar-benar bebas dari virus atau malware. kamu bisa mengeceknya dengan meninjau aplikasi yang terpasang, lalu menghapus program mencurigakan atau yang tidak pernah kamu instal sebelumnya.


    Untuk menghapus program kamu bisa ke Control Panel > Uninstall Program > kemudian hapus aplikasi yang mencurigakan dengan mengklik Uninstall.


    Selain itu, kamu juga dapat memanfaatkan aplikasi pembersih sistem dan file sisa, seperti CCleaner atau software sejenis, untuk membantu membersihkan direktori dan program yang tidak diperlukan di komputer.


    2. Perbaiki Registry yang Rusak


    Memperbaiki registry juga menjadi langkah penting untuk menjaga performa dan keamanan komputer. Registry yang bermasalah dapat mengubah izin akses pada folder atau program tertentu, sehingga berisiko membuat Google Chrome terinfeksi malware atau mengalami perubahan akses tanpa disadari.


    Umumnya, registry yang rusak berasal dari sumber tidak dikenal. Kondisi ini sering terjadi saat menginstal aplikasi tertentu yang diam-diam menyertakan komponen tambahan yang sebenarnya tidak diperlukan. Dari sinilah masalah registry mulai muncul dan berdampak pada sistem.


    Berikut ini langkah-langkah untuk memperbaiki registry yang bermasalah di komputer menggunakan aplikasi CCleaner:


    • Buka aplikasi CCleaner kamu.
    • Pilih menu Registry.
    • Klik Scan for Issues.
    • Tunggu beberapa saat sampai proses scanning selesai.
    • Jika sudah, klik Fix selected Issues.
    • Pada saat pesan di bawah ini muncul, klik NO.
    • Klik lagi Fix All Selected Issues.


    3. Hapus Ekstensi yang Tidak Digunakan


    Langkah berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah meninjau dan menghapus ekstensi Google Chrome yang sudah tidak digunakan atau tidak diperlukan. Silakan ikuti panduan di bawah ini untuk membersihkan ekstensi browser yang berpotensi menimbulkan masalah:


    • Klik titik tiga/garis tiga yang terdapat di pojok kanan atas browser.
    • Pilih Setelan.
    • Selanjutnya, lihat di bagian pojok kiri bawah lalu klik Ekstensi.
    • Klik Hapus pada ekstensi yang tidak diperlukan.


    4. Blokir Pop Up


    Umumnya, saat kamu mengunjungi situs web dengan kredibilitas yang meragukan, situs tersebut sering meminta izin untuk menampilkan notifikasi pembaruan. Tanpa disadari, kamu mungkin menekan tombol Izinkan (Allow).


    Padahal, notifikasi tersebut bisa berisi iklan atau konten mengganggu yang memicu masalah pada Google Chrome hingga menyebabkan error. Untuk mengatasinya, silakan lakukan langkah-langkah berikut ini:


    • Masih sama, silakan masuk ke setelan browser.
    • Ketikkan Privasi dan Keamanan pada menu pencarian.
    • Pilih Setelan Situs.
    • Cari dan klik Pop-Up dan Pengalihan.
    • Pastikan keadaannya dalam keadaan diblokir.


    5. Nonaktifkan Aplikasi yang Berjalan di Background


    Jika setelah menutup Google Chrome masih ada tab yang terbuka sendiri, bisa jadi browser tersebut tetap berjalan di latar belakang. Kondisi ini membuat Chrome terus menjalankan proses tertentu tanpa disadari, sehingga memicu masalah yang tidak diinginkan.


    Tak jarang, kita juga tidak mengetahui proses apa saja yang masih aktif karena sebagian berjalan secara tersembunyi. Kabar baiknya, Google Chrome sudah menyediakan pengaturan khusus untuk menonaktifkan seluruh proses latar belakang tersebut. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:


    • Sama seperti tadi, masih masuk ke Setelan.
    • Gulir ke bawah dan klik opsi Lanjutan.
    • Pada menu sistem, nonaktifkan fitur “Terus jalankan apl latar belakang saat Google Chrome ditutup”.
    • Silakan kamu coba tutup Google Chrome, kemudian tunggu beberapa saat untuk mengecek apakah error berhasil teratasi.


    6. Reset Google Chrome


    Melakukan reset sering kali menjadi solusi paling efektif dibandingkan metode lainnya. Dengan fitur ini, Google Chrome akan dikembalikan ke pengaturan awal seperti saat pertama kali dipasang.


    Meskipun cara ini terdengar familiar, tidak sedikit pengguna yang masih bingung langkah-langkahnya. Jika kamu termasuk salah satunya, silakan ikuti panduan berikut untuk melakukan reset Google Chrome:


    • Buka Setelan.
    • Klik opsi Lanjutan.
    • Gulir ke bawah sampai menemukan menu Setel ulang dan bersihkan.
    • Klik Memulihkan setelan ke default aslinya kemdian klik Setel ulang setelan.
    • Tunggu sampai Google Chrome benar-benar ter-reset.
    • Jika sudah selesai, silakan cek kembali apakah error masih muncul atau tidak.


    7. Instal Ulang Google Chrome


    Apabila setelah melakukan reset masalah masih belum teratasi, menginstal ulang Google Chrome bisa menjadi solusi terakhir yang cukup efektif. Langkahnya pun sederhana, kamu hanya perlu menghapus Chrome melalui Control Panel, lalu mengunduh dan memasang kembali versi terbaru agar browser berjalan normal kembali.


    8. Gunakan Browser Alternatif


    Jika Google Chrome terus mengalami error, bukan berarti kamu tidak punya pilihan lain. Lagipula, browser di dunia ini tidak hanya satu. Ada banyak alternatif browser yang kualitasnya tak kalah bagus, bahkan sebagian menawarkan tingkat keamanan lebih tinggi serta penggunaan RAM yang lebih ringan.


    Perbedaan antara browser alternatif dan Chrome pun nyaris tidak terasa dalam penggunaan sehari-hari. Jika masih ragu, kamu bisa mencoba beralih ke browser lain yang mungkin justru lebih sesuai dengan kebutuhan kamu.


    Dari berbagai metode yang sudah dijelaskan sebelumnya, sebaiknya kamu mencobanya satu per satu secara berurutan. Pasalnya, penyebab masalah pada setiap pengguna bisa berbeda, sehingga tidak ada satu solusi yang pasti langsung berhasil untuk semua orang.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini