Macaseo.com - Verifikasi wajah di BRImo merupakan tahapan penting untuk menjaga keamanan akun sekaligus membuka akses ke berbagai fitur yang lebih lengkap. Sayangnya, tidak sedikit pengguna yang mengalami kendala karena proses verifikasi terus gagal dan harus diulang berkali-kali tanpa hasil yang jelas. Masalah ini biasanya dipicu oleh berbagai hal, mulai dari cara pengambilan gambar hingga pengaturan pada perangkat yang digunakan.
Pada artikel kali ini Admin akan membahas tentang penyebab umum kenapa verifikasi wajah BRImo sering gagal, lengkap dengan solusi praktis yang mudah diterapkan. Dengan begitu, proses verifikasi bisa berjalan lebih cepat dan kamu tidak perlu lagi kebingungan menghadapi error yang muncul.
Kenapa Verifikasi Wajah Brimo Gagal Terus?
Kegagalan verifikasi wajah di aplikasi BRImo yang terjadi berulang kali tentu bukan tanpa sebab. Sistem pengenalan wajah yang digunakan BRI memang cukup ketat dan sensitif karena berfungsi melindungi data serta keamanan transaksi pengguna. Berikut ini beberapa penyebab umum yang paling sering dialami.
1. Pencahayaan Kurang atau Terlalu Terang
Salah satu faktor utama gagalnya verifikasi wajah di BRImo adalah pencahayaan yang kurang mendukung. Jika wajah terlihat terlalu gelap atau malah terlalu terang, sistem akan kesulitan membaca detail dan bentuk wajah dengan tepat.
2. Posisi Wajah Tidak Sesuai
Sering kali pengguna tidak menyadari bahwa posisi wajah sangat menentukan keberhasilan verifikasi. Jika wajah terlalu dekat, terlalu jauh, miring, atau tidak berada tepat di dalam frame, sistem akan kesulitan mengenali dan proses verifikasi pun bisa gagal.
- Pastikan wajah tepat di dalam garis panduan
- Hadap lurus ke kamera
- Jangan menunduk atau mendongak
3. Kamera Buram atau Kualitas Rendah
Kondisi kamera depan yang kotor, buram, atau memiliki kualitas rendah dapat membuat hasil pemindaian wajah menjadi tidak optimal. Hal ini sering terjadi pada ponsel lama atau lensa yang tertutup debu. Sebaiknya bersihkan lensa kamera terlebih dahulu sebelum mencoba verifikasi agar hasilnya lebih jelas.
4. Perbedaan Wajah dengan Data e-KTP
Sistem BRImo akan membandingkan wajah pengguna dengan data yang tersimpan di e-KTP. Jika terdapat perbedaan mencolok, seperti memakai kacamata, masker, topi, atau perubahan penampilan yang cukup drastis, maka proses verifikasi berisiko tidak berhasil.
5. Koneksi Internet Tidak Stabil
Proses verifikasi wajah memerlukan koneksi internet yang lancar dan stabil. Jika jaringan lemah atau sering terputus, sistem bisa gagal membaca dan memproses data wajah dengan baik. Sebaiknya gunakan WiFi atau jaringan seluler dengan sinyal yang kuat agar proses berjalan lebih mulus.
6. Aplikasi BRImo Belum Versi Terbaru
Aplikasi dengan versi lama terkadang masih menyimpan bug atau belum mendukung sistem verifikasi terbaru dari BRI, sehingga bisa menyebabkan proses verifikasi tidak berjalan dengan baik.
- Cek update BRImo di Play Store atau App Store
- Update sistem operasi HP jika tersedia
7. Terlalu Sering Gagal dalam Waktu Singkat
Terlalu sering mencoba verifikasi dalam waktu yang berdekatan justru bisa membuat sistem membatasi akses sementara sebagai langkah pengamanan. Sebaiknya beri jeda beberapa menit sebelum melakukan percobaan kembali.
Cara Mengatasi Verifikasi Wajah Brimo Gagal
Jika verifikasi wajah di BRImo terus mengalami kegagalan, tidak perlu langsung khawatir. Ada beberapa cara praktis dan efektif yang bisa kamu coba agar proses verifikasi berhasil tanpa harus mengulang berkali-kali.
1. Pastikan Pencahayaan Wajah Ideal
Pastikan pencahayaan cukup terang dan merata saat melakukan verifikasi. Sumber cahaya sebaiknya datang dari arah depan wajah, bukan dari samping atau belakang agar hasilnya lebih jelas.
- Lakukan verifikasi di siang hari dekat jendela
- Hindari ruangan gelap atau lampu terlalu terang
- Jangan berada di bawah bayangan
2. Posisikan Wajah Sesuai Panduan
Ikuti panduan garis atau frame yang ditampilkan di layar aplikasi BRImo. Posisi wajah sangat berpengaruh terhadap keberhasilan verifikasi. Pastikan wajah menghadap lurus ke kamera, jaraknya tidak terlalu dekat maupun terlalu jauh, serta tetap diam selama proses berlangsung.
3. Lepaskan Aksesori di Wajah
Sistem verifikasi BRImo akan lebih optimal dalam mengenali wajah tanpa adanya penghalang. Karena itu, sebaiknya lepaskan terlebih dahulu:
- Kacamata
- Masker
- Topi atau hijab yang menutupi dahi
- Face shield
4. Bersihkan Kamera Depan HP
Lensa kamera yang kotor atau berembun bisa membuat hasil gambar menjadi buram sehingga sulit dikenali oleh sistem. Sebelum memulai verifikasi, bersihkan kamera depan menggunakan kain lembut agar hasilnya lebih jelas.
5. Gunakan Koneksi Internet yang Stabil
Pastikan koneksi internet stabil dan lancar agar data wajah dapat diproses dengan optimal tanpa kendala.
- Gunakan WiFi jika memungkinkan
- Pastikan sinyal seluler kuat
- Hindari verifikasi saat jaringan sedang lemot
6. Update Aplikasi BRImo ke Versi Terbaru
Penggunaan versi lama aplikasi BRImo dapat memicu munculnya error atau bug saat proses verifikasi wajah berlangsung.
- Buka Play Store atau App Store
- Cari BRImo
- Lakukan update jika tersedia
7. Beri Jeda Jika Gagal Berulang Kali
Jika beberapa kali percobaan tetap gagal, sebaiknya berhenti sejenak. Tunggu sekitar 10–30 menit sebelum mencoba lagi agar sistem tidak memberikan pembatasan sementara pada proses verifikasi.
8. Hubungi Customer Service BRI Jika Tetap Gagal
Jika semua langkah sebelumnya sudah dicoba tetapi verifikasi wajah tetap tidak berhasil, kemungkinan terdapat masalah pada data atau sistem. Dalam kondisi ini, kamu dapat mencoba:
- Datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat
- Menghubungi Call Center BRI 14017 / 1500017
- Menggunakan fitur bantuan di aplikasi BRImo
Tips Agar Verifikasi Wajah Brimo Berhasil
Agar proses verifikasi wajah di BRImo tidak terus mengalami kegagalan, penting untuk memperhatikan hal-hal kecil yang sering diabaikan. Padahal, beberapa tips sederhana berikut terbukti mampu membuat proses verifikasi berjalan lebih cepat dan akurat.
1. Gunakan Kamera Depan dengan Resolusi Terbaik
Pastikan kamera depan pada ponsel berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kerusakan. Jika perangkat memiliki fitur seperti beauty, filter, atau auto retouch, sebaiknya nonaktifkan terlebih dahulu karena dapat mengubah tampilan wajah. Sistem BRImo hanya mendeteksi wajah asli, bukan yang sudah dimodifikasi oleh efek.
2. Lakukan Verifikasi di Wajah Asli Tanpa Make Up Tebal
Penggunaan riasan yang terlalu tebal, terutama di bagian mata, hidung, dan pipi, dapat menyulitkan sistem dalam mencocokkan wajah dengan data di e-KTP. Untuk hasil yang lebih akurat, sebaiknya gunakan tampilan wajah yang natural atau riasan yang tipis saat melakukan verifikasi.
3. Jaga Ekspresi Wajah Tetap Netral
Sebaiknya hindari ekspresi yang terlalu berlebihan seperti senyum lebar, mengernyitkan dahi, atau membuka mulut. Gunakan ekspresi wajah yang lebih netral agar sistem dapat mengenali wajah dengan lebih mudah. Ekspresi yang dianjurkan:
- Wajah rileks
- Mulut tertutup
- Mata terbuka normal
4. Gunakan HP Pribadi, Bukan Kamera Tambahan
Sebaiknya jangan menggunakan kamera tambahan, cermin, atau perangkat lain untuk memantulkan wajah. Proses verifikasi paling baik dilakukan langsung melalui kamera depan ponsel yang digunakan untuk mengakses BRImo.
5. Pastikan Data Diri di BRImo Sudah Benar
Sebelum melakukan verifikasi wajah, pastikan kembali data pribadi di akun BRImo sudah sesuai dengan e-KTP, seperti nama lengkap, NIK, dan tanggal lahir. Perbedaan data sekecil apa pun dapat membuat proses verifikasi gagal, meskipun wajah sudah benar.
6. Pilih Waktu yang Tepat untuk Verifikasi
Sebaiknya jangan melakukan verifikasi saat server sedang dalam kondisi padat, seperti pada waktu-waktu berikut:
- Jam sibuk (pagi dan malam hari)
- Akhir bulan
- Saat ada maintenance sistem
Waktu yang disarankan yakni siang hari atau di luar jam sibuk.
7. Pastikan Wajah Masuk ke Frame Sepenuhnya
Perhatikan instruksi visual yang muncul di layar. Pastikan seluruh bagian wajah terlihat dengan jelas, mulai dari dahi, mata, hidung, hingga dagu. Jika ada bagian wajah yang terpotong atau tidak terdeteksi, sistem akan langsung menolak proses verifikasi.


